Loading...

Konyol! Pria Ini Melapor Kena Begal Malah Jadi Tersangka

Loading...

CEKTKP.ID, MEDAN- Ringga Kana, pemuda 21 tahun, warga Jalan Garu II, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas ini memang konyol.

Hanya gara-gara agar tidak membayar kredit kereta miliknya yang digelapkan temannya, Iwan, dia nekat membuat laporan palsu kepada polisi.

Alhasil, diapun sekarang meringkuk di dinginnya jeruji besi Polsek Patumbak. Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim cektkp, Senin (12/12), menyebutkan peristiwa yang tak pernah disangka dan diduga Ringga itu bermula, ketika dia dan ibunya, Zulfatimah (45), datang ke Polsek Patumbak untuk membuat laporan kehilangan kereta, Kamis (8/12) lalu.

Dalam laporannya, dia mengaku dibegal 4 orang pria saat melintas di Jalan Selamet, Kelurahan Harjosari 1, Kamis (1/12) lalu. Saat itu, dia berboncengan dengan ibunya menuju Pajak Simpang Limun.

Baca Juga  Rumah Dinas Ketua DPRD dan Unit Laka Lantas Polres Magelang Dilempar Molotov

Di tengah perjalanan, mereka dipepet 4 orang yang mengendarai 2 kereta. Keempat pelaku langsung menghentikan Ringga dan ibunya, dan langsung mengambil kereta yang mereka kendarai. Sebelum bergegas, keempat pelaku katanya juga merampas tas milik ibunya yang berisi uang jutaan rupiah.

Mendengar laporan itu, petugas SPK Polsek Patumbak tak langsung percaya. Terlebih saat membuat laporan itu, Zulfatimah, ibunya hanya diam tak memberikan keterangan.

Melihat gelagat itu, petugas pelan-pelan menginterogasi sang ibu. Setelah ditanya petugas, perlahan Zulfatimah mulai buka suara. Ditanya petugas kapan kejadian yang mereka alami itu, Zulfatimah mengaku, peristiwa itu terjadi Senin (5/12).

Mendapati pernyataan yang berbeda dari ibu dan anak itu, kecurigaan petugas terhadap Ringga semakin besar. Petugas kembali menginterogasi Ringga, dan akhirnya Ringga mengaku kalau kereta miliknya digelapkan kawannya, Iwan dan ibunya bukan dibegal seperti yang dilaporkannya.

Baca Juga  Nyamar Jadi Emak-emak Jadi Cara Ampuh Polisi Ringkus Pelaku Begal yang Terkenal Sadis

Anehnya, Zulfatimah, ibunya Ringga Kana tak ditahan. Kuat dugaan, Polsek Patumbak melakukan ’86’ dengan Zulfatimah, sehingga yang bersangkutan tidak mendekam di sel Polsek Patumbak bersama anaknya, Ringga Kana.

Terkait hal itu, Kanit Reskrim Polsek Patumbak yang dikonfirmasi ini via pesan singkat, Senin (12/12) petang, tak bersedia memberikan jawaban.(Anto/cektkp)