Loading...

Gara- gara monyet Kakek 70 Tahun Dianiaya Tetangga

Loading...

CEKTKP.ID, MEDAN- Sore hari tepatnya pukul 16.00 WIB (13/12) warga Jalan Garu III, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas ini yang tadinya tenang berubah menjadi gaduh, teryata penyebab kegaduhan tersebut dikarenakan telah terjadi penganiayaan terhadap seorang Kakek 70 tahun yang dilakukan oleh tetangganya sendiri yaitu seorang ibu rumah tangga yang bernama Fatmawati.

Akibat dari penganiayaan yang dilakukan Fatmawati menyebabkan wajah Misnowadi lebam-lebam bahkan dari hidung kakek tersebut mengucurkan darah segar, karena merasa Tidak senang atas perbuatan tetangganya itu, akhirnya Misnowadi yang didampingi cucunya Muhammad Gunawan (19), membuat melaporkan kepolsek Patumbak atas kejadian penganiayaan.

Dalam Laporannya Gunawan menceritakan kepada Petugas bahwa peristiwa yang dialami kakeknya itu bermula ketika seekor monyet peliharaan Fatmawati lepas dan Masuk ke dalam rumah Misnowadi kemudian Monyet itupun mengacak-ngacak rumah Misnowadi yang menyebabkan beberapa telur ayam milik Misnowadi pecah.

Baca Juga  Medan Kota Terkotor, Kadis Kebersihan: Jika Tidak Melakukan Perubahan Konsep, Empat Tahun Kedepan TPA Terjun Tak dapat Dioperasikan

Melihat kejadian itu, Misnowadi lantas langsung mengejar monyet tersebut hingga sampai ke rumah Fatmawati, Fatmawati yang melihat Misnowadi mengejar-ngejar monyetnya, merasa tak senang atas Sikap Fatmawati itu membuat Misnowadi berang. Adu mulut di antara keduanya pun tak terelakkan.

“Monyetnya masuk rumah dan ngacak-ngacak telur. Habis itu dikejar mbahku bang, eh lari ke rumah bu Fatmawati. Keluar bu Fatmawati, dimarah-marahinya mbahku terus dipukulnya hidung mbahku sampai luka gitu,” tutur Gunawan, Beruntung lanjut Gunawan, warga sekitar yang mendengar keributan itu langsung datang dan melerai.

Karena hal itu, Misnowadi mengajak Gunawan untuk menemaninya membuat laporan ke Polsek Patumbak, Namun sayang, laporan Misnowadi tidak ditolak petugas SPK Polsek Patumbak. Petugas menyarankan agar Misnowadi untuk melakukan visum di Rumah Sakit (RS) Estomihi. Setelah mendapat surat visum, Misnowadi disarankan untuk kembali melapor.(Anto/cektkp)