Loading...

Seorang ABG Nekat Larikan Sepeda Motor Teman Barunya

Loading...
Kanit Reskrim Polsek Patumbak AKP Ferry Kusnadi menunjukkan kedua tersangka.

CEKTKP.ID, Medan –  Unit Reskrim Polsek Patumbak menciduk dua pelaku penggelapan kereta (Sepeda Motor, Senin (28/11) lalu, di dua lokasi berbeda.

Pelaku pertama, JA alias Joe (17), warga Jalan Kebun Kopi, Gang Kedondong, Dusun 1, Desa Mariendal 1, Kecamatan Patumbak, diamankan di Jalan Kebun Kopi, Gang Sapta, jam 23.00 wib. Sementara pelaku lainnya, Poe Sarumaha, warga Jalan Pasar 7, Mariendal 1, ditangkap satu jam kemudian, di Jalan Menteng 7, saat tengah nongkrong bersama teman-temannya.

“Keduanya kita amankan terkait kasus penggelapan kereta milik Hermalia,” kata Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi saat memamerkan kedua tersangka kepada wartawan, Selasa (6/12).

Joe, salah seorang pelaku yang ditanya wartawan mengaku, dia mengenal Hermalia melalui jejaring sosial Facebook.

Dari situ, keduanya semakin intens menjalin komunikasi via chating. Lantas, keduanya pun berjanji untuk kopi darat (kopdar) alias ketemuan di Warnet Dello di Jalan Bajak 2, Kelurahan Harjosari 2, Kecamatan Medan Amplas, persis di dekat Wisma Marindal

Baca Juga  TKW Lolos Hukuman Mati di Arab Saudi Pasca Bayar Rp 15 Miliar

Dari warnet itu, Hermalia mengajak Joe  untuk ke rumah temannya di Jalan Sejati, Marindal 1. Sepulang dari sana, Joe langsung melancarkan aksinya untuk memperdaya Hermalia. Caranya, dengan  meminta Hermelia untuk mengantarkannya ke rumah kakak pelaku di Jalan Eka Tani. Di tengah perjalanan, tepatnya di lapangan sepak bola sekitar Jalan Eka Tani, Joe menyuruh Hermalia menunggu di sana, dengan alasan ada keperluan sebentar. Joe pun meminjam kereta Hermalia, setelah itu Joe tak kembali lagi.

“Habis dapat kereta itu, aku langsung jumpai dia (Poe Sarumaha) di rumahnya. Kami sepakat jual kereta itu ke Kampung Baru bang,” aku Joe.
Joe pun mengaku, dia sudah 3 kali mencuri kereta (Sepeda Motor). Namun setiap dia tertangkap, selalu bisa didamaikan keluarganya.

Baca Juga  Fortuner Seserahan Pedagang Bakso ke Istri Ternyata Hasil Curian

“Aku udah 3 kali maling kereta (Sepeda Motor) bang, cuma selalu didamaikan bapakku bang. Baru inilah aku tertangkap di polsek,” katanya lagi.

Sementara tersangka Poe mengaku, dia memperoleh uang sekitar Rp1 juta dari hasil penjualan kereta (sepeda Motor) yang mereka curi itu. Hasilnya itu dibagi 2 dengan Joe.

“Uangnya kami bagi 2 bang. Aku pakai uangnya untuk senang-senang aja bang,” aku Poe. (anto/cektkp)