Diduga Tilep ADD dan Jual Raskin, Kades Nagasaribu Dilapor ke…

Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian menerima massa aksi. IST/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDAN – Puluhan mahasiswa berasal dari Padanglawas Utara (Paluta) yang tergabung dalam Pusat Kajian Konsultasi Hukum dan Politik (PUSKOMPOLIT) menggeruduk Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (22/1/2018) lalu.

Dalam aksinya, massa meminta agar Kejatisu mengusut kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan penyaluran beras miskin alias raskin di Desa Nagasaribu, Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Paluta.

Indikasi korupsi dana ADD dan penyelewengan raskin tersebut diduga dilakukan kepala desa (kades) setempat, Zonni Sopran Harahap. Terlebih untuk masalah raskin, masyarakat setempat sudah mengeluh dan berang karena selama setahun ke belakang tak pernah lagi menerim raskin.

Baca Juga  Bocah 4 Tahun yang Hilang Ini Ditemukan Polisi, Coba Dilihat Dulu, Mana Tahu Kenal...

“Kedatangan kami di Kejatisu adalah melaporkan kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Kades Nagasaribu. Masyarakat mengeluh, mereka tidak lagi mendapat jatah raskin. Jadi, di kemanakan raskin yang menjadi hak masyarakat kecil itu?” ungkap Iskandar Siregar, Koordinator Lapangan (Korlap) PUSKOMPOLIT kepada wartawan, Rabu (24/1/2018).

Untuk itu, sambung Iskandar, dia meminta agar Kejatisu segera memanggildan memeriksa Kades Nagasaribu, Zonni Sopran Harahap.

“Kejatisu harus memanggil dan memeriksa Zonni Sopran Harahap. Kalau perlu ditahan saja, supaya kasus ini dapat terpecahkan,” ungkapnya.

Hal yang menguatkan telah terjadinya dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam pembagian raskin itu, sebut Iskandar, tidak dilibatkannya Badan Musyawarah Desa (BPD), dalam penyaluran raskin. Kuat dugaan, raskin tersebut diperjualbelikan sang kades.

Baca Juga  Kasus Perdagangan Orang, Poldasu Periksa Petugas Imigrasi...

“Tangkap dan penjarakan koruptor serta tegakkan keadilan bagi masyarakat Desa Nagasaribu, Kabupaten Paluta,” imbuh koordinator aksi PUSKOMPOLIT, Lukman Siregar.

Sementara dalam aksi di Kantor Kejatisu, Jalan AH Nasution, Medan, massa aksi diterima Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum), Sumanggar Siagian.

Kepada massa aksi, Sumanggar berjanji pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. “Nanti laporan ini segera kita tindaklanjuti,” janjinya. (erwin)