Loading...

Inalum Tampil di Advance Training Badko HMI Sumut

Loading...

Cektkp.id, Medan- PT Inalum (Persero) diundang untuk menyampaikan materi di hadapan Kader LK 3 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada kegiatan Advance Training Badko HMI Sumut di Gedung UPT Dinas Pertanian Sumut Jalan AH Nasution Medan, Selasa (3/9/2019).

Dari PT Inalum hadir langsung Direktur Eksekutif SDM Ismadi YS Jenal yang kemudian menyampaikan materi tentang kiprah perusahaan peleburan aluminium tersebut.

Ali Hanafiah dari HMI Sumsel tampil sebagai moderator pada sharing session dengan Inalum.

Dalam paparannya, Ismadi YS Jenal mengatakan Inalum sebagai perusahaan asing yang sudah jadi BUMN dan jadi induk BUMN pertambangan sejak 2017.

Kemudian pada 2019 berkembang lagi menjadi MIND ID yakni mining industri Indonesia.

Pada hakikatnya kehadiran PT Inalum dengan beragam pengembangan dan target yang ingin dicapai, ada tujuan menciptakan Civilization , yakni peradaban baru di daerah yang diekspolarasi.

Baca Juga  Polrestabes Medan Sembelih 27 Ekor Sapi dan 10 Ekor Kambing

“Contohnya sebelum ada Inalum dulu kawasan Kuala Tanjung itu hutan, kini sudah maju,” kata Ismadi.

“Jika peradaban terbentuk maka akan ada masa depan yang lebih baik,” lanjutnya.

Dikatakan Ismadi pula, bahwa saat ini PT Inalum memproduksi 250.000 ton aluminium ingot per tahun.

Dan target Inalum adalah mencapai produksi 1 juta ton aluminium per tahun pada 2025.

“Maka itu kita bakal ekspansi ke Kalimantan Utara, dan beroperasi pada 2025,” tambah Ismadi.

Dengan perkembangan Inalum saat ini Keberadaan Inalum sampai 2045 akan serap 41.887 tenaga kerja.

Di sisi lain, perekenomian masyarakat juga terperhatikan dengan beragam program CSR yang rutin digelar Inalum sepanjang tahun.

Baca Juga  Aktivitas Bank Sampah Indonesia Bakal Diurai di Bali's Big Eco Forum

Bahkan Inalum banyak raih penghargaan di berbagai bidang.

Usai memaparkan materi tentang perusahaan, sejumlah mahasiswa antusias memberikan pertanyaan.

Misalnya Fakhrurozi dari Badko HMI Aceh yang bertanya soal potensi perkembangan Inalum di daerahnya.

Sharing session yang berlangsung sekitar 45 menit tersebut berakhir dengan tanya jawab dan penyerahan kenang-kenangan dan sesi foto bersama. (Cektkp/rel)