Loading...

Banyak Tempat Hiburan di Medan Tak Patuhi Jam Operasional

Loading...

Cektkp.id- Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Drs Agus Suriyono, kembali melakukan kegiatan monitoring dengan menurunkan Tim Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian (Binwasdal) ke lapangan.

Turut didampingi Kasatpol PP Kota Medan, HM Sofyan, MAP dan Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP. Romadhoni Sutardjo, SIK, tim monitoring yang menyasar sejumlah titik lokasi hiburan yang teridentifikasi melanggar aturan, Sabtu (19/1)

Pantauan di lapangan terlihat, tim mulai bergerak ke Jalan Halat yang mendapati Cafe Distro sedang menyelenggarakan musik DJ tanpa ada izin dari Pemerintah Kota Medan.

Agus Suriyono mengungkapkan, sebelum melakukan tindakan, pihaknya telah menegur pemilik usaha untuk tidak menyelenggarakan musik DJ.

“Namun imbauan yang kami layangkan tidak diindahkan. Untuk itu kami akhirnya melakukan penghentian kegiatan musik dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP)” tegas Agus.

Selanjutnya, tim menyisir ke Jalan Juanda dan mengimbau beberapa tempat makan di tepi jalan raya, untuk tidak menghidupkan musik terlalu keras dan melebihi batas waktu karena akan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Baca Juga  Equaliz Ingin Jadi Inspirator Band-band di Sumut

“Tim juga mendapati Pronto Bar & KTV di Jalan Abdullah Lubis, yang menyalahi aturan batas waktu operasional tempat usaha karaoke yang seharusnya tutup pukul 02.00 WIB. Tim langsung menghentikan kegiatan karaoke dan membuat BAP. Begitu juga di D’Blues Karaoke Lounge di Komplek Plaza Millenium yang masih melayani tamu walaupun waktu sudah menunjukkan pukul 03.15 dini hari” beber Agus.

Dijelaskannya juga, diduga kuat lokasi hiburan D’Blues Karaoke Lounge tetap membandel dengan kembali melayani tamu selepas tim pergi.

“Karena selang 45 menit tim pun kembali dan mendapati beberapa tamu baru saja beranjak pergi dan mendapati pesanan minuman yang sedang diorder” sesalnya.

Selain itu, lanjut Agus, tim juga melakukan pengawasan di Grand D’Blues dalam keadaan tutup. Sebagai penutup kegiatan, tim menuju diskotek Lee Garden, Super dan New Zone dan mendapati usaha itu telah tutup.

“Kami berharap usaha pariwisata untuk tetap tumbuh dan mengimbau kepada pelaku usaha pariwisata untuk patuh dan mentaati ketentuan jam operasional yang berlaku” tandasnya.

Baca Juga  Sambangi MUI, Raffi Ahmad Ngaku Salah dan Meminta Maaf

Selain itu Agus juga menginformasikan kepada masyarakat pengguna jasa hiburan, bahwa batas jam operasional untuk karaoke keluarga yaitu pada pukul 24.00 WIB. Karoke umum pukul 02.00 WIB serta klub malam, live musik dan diskotek pada pukul 03.00 WIB.

Sementara, Kasatpol PP Kota Medan HM Sofyan juga mengimbau kepada warga kota yang berkunjung ke tempat-tempat hiburan, untuk dapat membantu terciptanya ketentraman dan ketertiban umum.

“Untuk itu, kami harap pelaku usaha hiburan yang membuka bisnisnya di tengah-tengah masyarakat, ikut menaati ketentuan yang berlaku” pungkasnya. (aul/cektkp)