Gedung TBSU Tak Layak Gelar Pementasan, Generasi Milenial Tetap Nonton Ssssttttt

Cektkp.id – Pementasan teater dengan judul Ssssttt, yang diusung Teater Eceng Gondong SMA Negeri 4 Medan, berhasil menyedot Seribuan generasi milenial untuk menonton di Gedung Utama Taman Budaya Sumatera Utara, Sabtu (29/9).  Semangat para generasi milenial juga tak surut, walaupun gedung Taman Budaya Sumatera Utara bisa dibilang tak layak untuk menggelar pertunjukan teater.

Naskah Ssssttt karya Ronald Tarakindo, yang menceritakan tentang seorang pemimpin yang hanya mementingkan kepentingan pribadi, memperkaya diri sendiri, serta menindas rakyatnya, dibalut dengan adegan komedi segar, yang membuat penonton tak mau beranjak keluar gedung.

Penulis naskah yang juga sutradara pementasan ini, Ronald Tarakindo, mengatakan, dirinya tak menduga jika pementasan ini dihadiri penonton sangat ramai. “Saya dan panitia tentunya tak menduga jika jumlah penonton akan membludak, apalagi generasi sekarang lebih senang nonton film di bioskop daripada nonton pertunjukan teater, jadi sangat surprise anak muda mau nonton teater” ucapnya, Minggu (30/9).

Ditambahkannya, dengan membludaknya animo penonton pertunjukan teater, dirinya mengharapkan Gedung Utama Taman Budaya Sumatera Utara segera direnovasi. “Penonton sudah ramai, tapi gedung masih jauh dari kata layak, alangkah baiknya pihak-pihak yang bertanggung jawab bisa memerhatikan gedung kesenian ini, agar generasi milenial bisa menikmati pertunjukan dengan nyaman. Jangan kalah Sumut Ini dengan provinsi lain, yang memiliki gedung pertunjukan yang layak dan megah,” kritiknya.

Sementara itu, Agnes siswi SMA Negeri 1 Medan, yang nonton pertunjukan tersebut sangat mengapresiasi pementasan dengan judul Sssttt. “Para aktor dan aktrisnya sangat tampil maksimal, apalagi pementasannya juga lucu dan sangat pas dengan situasi di negara kita, dengan begitu banyaknya pemimpin daerah yang masuk penjara,” jelasnya.

Namun, Agnes juga menyoroti fasilitas yang ada di gedung utama Taman Budaya Sumut. “Gak layak sih gedungnya, contohnya kamar mandi yang kotor, terus pendingin ruangannya kayaknya gak pernah di service sehingga panas kali bang di gedung itu, bangkunya juga banyak yang goyang-goyang jadi duduk pun tak nyaman,” tutup Agnes. (aul/cektkp)