Loading...

Sudah Hadir di Medan, Ini Rahasia Kecantikan Prisia Nasution…

Loading...

Artis Prisia Nasution, brand ambasador Shiseido. ANTO/CEKTKP

CEKTKP.ID, MEDANSetelah sukses dengan POP UP Event di Mall Pakuwon-Surabaya, Central Park Mall-Jakarta, Shiseido kembali menggelar acara POP UP yang ketiga di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Informasi dihimpun, Senin (12/2/2019), perhelatan ini akan berlangsung selama enam hari dari tanggal 6 Februari–11 Februari 2018, yang bertempat di atrium Mall Centre Point Medan. POP UP event sendiri merupakan event promosi yang digelar oleh PT Shiseido Cosmetics Indonesia.

Konsep dari Pop Up store ini adalah meremajakan brand shiseido, dengan tema “Beauty Redefined”, Shiseido Cosmetics Indonesia mendefinisikan kecantikan melalui rangkaian produk & service yang berkualitas tinggi yang bisa didapatkan dari Beauty Consultant Shiseido yang berpengalaman.

Filosofi pelayanan yang diberikan Shiseido, dikenal dengan istilah Omotenashi yang dapat diartikan sebuah keramahan dan kehangatan.

Namun jika dilihat dari perspektif bisnis, Omotenashi merupakan sikap yang melayani konsumen dengan sepenuh hati. Spirit ini turut melatarbelakangi produsen kosmetik ternama di Indonesia, PT Shiseido Cosmetic Indonesia, untuk memanjakan konsumen.

Acara ini menghadirkan area Beauty Parlour bagi para pengunjung dan tamu undangan. Di dalam area tersebut, konsumen dapat melakukan konsultasi dan free skin check oleh Beauty Consultant yang berpengalaman.

Tak hanya itu, dalam area juga terdapat aktifitas make over oleh professional MUA (Make-up Artist), hair styling oleh Tim Shiseido Professional.

Baca Juga  Harga Sembako di Sumut Perlahan Naik, Faktor Cuaca?

President Director PT Shiseido Cosmetics Indonesia, Ayako Tokuyama, mengatakan, Shiseido Indonesia secara perdana turut menghadirkan Brand Ambassador Shiseido, Prisia Nasution.

“Shiseido selalu mengutamakan kecantikan dari dalam, kecantikan yang kami rasakan dapat dilihat dari sosok Prisia Nasution. Kami merasa Prisia dapat menjadi inspirasi untuk wanita-wanita muda yang aktif, berprestasi, perduli lingkungannya dan perduli kesehatan kulitnya,” jelas Ayako Tokuyama kepada wartawan.

Sementara itu, Marketing Manager PT Shiseido Cosmetics Indonesia Mariana Tjahyana, mengatakan, konsep kecantikan adalah “Beauty from Within”, di mana kecantikan dapat terlihat dari dalam diri dan dari personal yang peduli terhadap kesehatan.

Menurutnya, karakter wajah dan kulit wanita Asia cenderung berstruktur lembut dan lebih memiliki younger look dibandingkan dengan wanita Eropa. “Kulit wanita Asia kebanyakan kombinasi berminyak dengan masalah dehidrasi, yang disebabkan oleh iklim dan kondisi lingkungan,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, produk skincare, menurutnya dapat memberikan kelembapan maksimal terutama untuk mengatasi kulit dehidrasi.

Selain itu, Mariana juga memprediksi bahwa tren kecantikan di tahun 2018 masih tertuju pada make up natural yang mampu memberikan tampilan segar bagi kulit. Dia sangat menyarankan pengunaan warna-warna lembut untuk lebih menonjolkan kulit yang segar.

“Tapi khusus bagi kamu yang ingin menyambut perayaan Valentine dan Chinese New year, kamu bisa lebih festive dengan warna warna berani dan bereksperimenlah dengan Shiseido paper light eyeshadow dan inkstroke eyeliner. Dan juga semua produk Shiseido yang dijual di Indonesia dipastikan sudah terdaftar di Badan POM,” pungkasnya.

Baca Juga  Inalum Ekspor Aluminium Primer ke Pasar Dunia

Terlepas dari tren, serta mengingat konsep kecantikan Shiseido yang mengutamakan kesehatan, Mariana mengingatkan kepada setiap pelanggan yang akan menggunakan dan membeli produk shiseido di counter, disarankan untuk melakukan analisa kulit dan konsultasi yang mendalam agar tim Shiseido dapat memberikan produk yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kulitnya.

Sementara Prisia Nasution, artis ibukota yang menjadi brand ambasador Shiseido, mengaku produk yang ditawarkan dengan dirinya yang lebih menyukai suasana outdoor.

“Saya tidak terlalu suka putih, kalau dulu memang kulit saya putih sekali. Kalau di kamera, jika terlalu putih juga tidak ada gradasi warnanya. Saya sering berjemur, dan dan sesuai dengan hobi saya yang outdoor. Setelah ditawarkan konsep, ini sesuai dengan saya. Kita tetap bisa cantik,” tuturnya. (anto)